Desa Pamulihan, yang terletak di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, memiliki karakteristik geografis yang cukup unik dibandingkan desa-desa lain di wilayah utara Brebes. Jika wilayah pesisir Brebes didominasi oleh dataran rendah yang landai, Pamulihan menyajikan transisi menuju wilayah perbukitan.

Berikut adalah gambaran geografis Desa Pamulihan:


1. Letak Wilayah dan Batas Desa

Secara administratif, Desa Pamulihan berada di bagian selatan Kecamatan Larangan. Desa ini bertindak sebagai salah satu wilayah penyangga yang menghubungkan dataran tengah Brebes dengan zona pegunungan di bagian selatan (Bantarkawung/Salem).

Batas-batas wilayah:

  • Utara: Desa Kamal dan Desa Larangan.

  • Selatan: Desa Jatisari dan wilayah perbukitan ke arah Bantarkawung.

  • Timur: Desa Wlahar dan kawasan hutan negara.

  • Barat: Desa Kedungbokor dan wilayah Kecamatan Ketanggungan.

2. Topografi dan Bentang Alam

Pamulihan memiliki lanskap yang sangat bervariasi. Berdasarkan data geologis, desa ini memiliki dua karakteristik utama:

  • Perbukitan Lipatan: Wilayah selatan desa didominasi oleh formasi Perbukitan Lipatan Pamulihan. Area ini memiliki kelerengan yang lebih curam dan sebagian besar merupakan lahan hutan atau tegalan.

  • Dataran Aluvial: Di bagian tengah hingga utara, lahan lebih landai yang merupakan endapan sungai, sangat ideal untuk pemukiman dan pertanian intensif.

  • Ketinggian: Berada pada ketinggian antara 50 hingga 200 mdpl, memberikan suhu udara yang relatif lebih sejuk dibandingkan pusat kota Brebes, namun tetap terasa hangat khas wilayah tropis.


3. Luas Wilayah dan Tata Guna Lahan

Dengan luas wilayah mencapai kurang lebih 4.971 Ha, Pamulihan termasuk salah satu desa dengan wilayah terluas di Kecamatan Larangan. Penggunaan lahannya dibagi menjadi:

Jenis Lahan Deskripsi
Lahan Sawah Sekitar 800+ hektar digunakan untuk menanam padi dan bawang merah dengan sistem pengairan yang cukup baik.
Hutan & Tegalan Mendominasi lebih dari 4.000 hektar wilayahnya, termasuk dalam pengelolaan Perhutani dan ladang penduduk.
Pemukiman Terpusat di sepanjang jalan utama desa yang menghubungkan Larangan dengan wilayah pedalaman.

4. Kondisi Hidrologi dan Iklim

Desa ini dilalui oleh beberapa anak sungai yang bermuara ke Sungai Pemali. Air tanah di wilayah dataran masih cukup melimpah untuk keperluan domestik, sementara di wilayah perbukitan masyarakat mengandalkan mata air atau sistem tadah hujan untuk pertanian.

Iklim: Memiliki dua musim (penghujan dan kemarau) dengan curah hujan yang cukup tinggi di akhir tahun, yang sangat mempengaruhi siklus tanam bawang merah sebagai komoditas utama desa.


Potensi Geografis

Karena posisi geografisnya yang berada di kaki perbukitan, Pamulihan memiliki potensi besar dalam pengembangan Agrowisata dan hasil hutan non-kayu. Tanah yang subur memungkinkan diversifikasi tanaman selain bawang merah, seperti jagung dan palawija lainnya.